Senin, 10 Oktober 2016
tugas pjok semester 1
PENJELASAN - PENJELASAN TENTANG RENANG GAYA DADA
-Pengertian Renang Gaya Dada / Katak
Renang gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi
badan/dada menghadap ke permukaan air, kedua kaki menendang ke arah luar
sedangkan kedua tangan dibuka melebar ke samping sepeti gerakan
membelah air agar badan lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru
gerakan katak waktu berenang sehingga gerakan gaya dada sering juga
disebut gaya katak. Renang gaya dada dibandingkan dengan gaya lainnya
merupakan gaya yang paling lambat daya lajunya.
Renang gaya dada sering disebut dengan istilah breast stroke.
Teknik Renang Gaya Dada / Gaya Katak
1. Latihan Gerakan Meluncur
Gerakan meluncurkan merupakan teknik yang harus dikuasai oleh setiap
perenang. Langkah pertama ini penting untuk kita ketahui dan kita kusai
karena meluncur dapat menghilangkan rasa takut ketika berada di dalam
air, dapat menyesuaikan suhu, dan juga tentunya dapat menghilangkan
resiko terkenanya cidera. Berikut cara meluncur saat akan melakukan
renang.
a. Pertama yaitu berdirlahi di pinggir kolam dengan salah satu kaki menempel pada dinding kolam.
b. Posisi badan dibungkukan sehingga tampak sejajar dengan permukaan air, lalu kedua belah tangan diluruskan dan mengapit telingga.
c. Tolakan kaki yang berada di dinding kolam kuat-kuat, lalu tubuh atau badan akan meluncur ke depan.
d. Kedua lengan dan kedua kaki lurus ke depan.
e. Posisi badan berada di permukaan air (stream line) dengan tubuh lurus dan jagalah keseimbangan.
2. Latihan Gerakan Kaki
Untuk berlatih gerakan kaki pada renang gaya dada dapat Anda simak
langkah-langkah berlatih gerakan kaki saat renang gaya dada berikut.
a. Posisi badan terlungkup atau tengkurap.
b. Berpeganganlah pada dinding kolam reanang.
c. Posisi kepala berada di permukaan air dan kedua kaki dalam posisi lurus.
d. Kedua kaki ditarik ke arah samping lalu kedua kaki diluruskan kembali, seperti pada kaki katak ketika sedang berenang.
e. Saat kedua kaki diluruskan buatlah lecutan pada saat kaki ditutupkan.
f. Kondisi kedua kaki rileks.
g. Lakukanlah secara terus menerus dan berulang ulang sampai Anda menguasainya dengan baik.
3. Latihan Gerakan Tangan
Untuk mengetahui cara melatih gerakan tangan pada renang gaya dada dapat Anda simak berikut ini.
a. Letakan kedua kaki pada dinding kolam.
b. Luruskan kedua tangan dan posisi kepala keluar dari permukaan air.
c. Tariklah kedua tangan secara bersama ke arah dada bawah sambil telapak tangan mengayuh air.
d. Pada latihan gerakan tangan ini dapat Anda lakukan dengan menggunakan bantuan papan peluncur.
4. Latihan Mengambil Nafas
Untuk melakukan pernafasan pada renang gaya dada ini dapat Anda lakukan
pada saat kedua tangan di tarik ke bagian samping, lalu kepala diangkat
ke atas sambil mengambil udara. Untuk mengeluarkannya dapat Anda
keluarkan di dalam air secara perlahan-lahan.
Animasi Renang Gaya Dada / Gaya Katak :
demikian blog tentang renang gaya dada
PENJELASAN TENTANG BOLA BASKET
Materi Permainan Bola Basket (Penjasorkes) Lengkap ~ Permainan
bola basket awalnya di ciptakan oleh Dr. James Naismith, Beliau adalah
seorang guru olahraga yang berasal dari kanada yang mengajar di salah
satu perguruan tinggi. Pada tanggal 15 Desember 1891 beliau menciptakan
permainan ini yang di beri nama dengan permainan bola basket. Pada saat
itu permainan bola basket terdiri dari 9 orang, bukan 5 orang dan cara
bermainnya tidak melakukan dribble tapi dengan cara melemparkan /
mengoperkan saja ke temannya untuk di masukan ke ring. Naismith
meninggal dunia pada 28 November 1939.
Pertandingan bola basket yang pertama kali di lakukan pada
tanggal 20 januari 1892 di tempat kerjanya sendiri, awalnya asal muasal
nama basket adalah sebutan yang di ucapkan oleh muridnya dan olah raga
ini dikenal di Amerika serikat.
Materi Permainan Bola Basket Lengkap
Bola basket adalah permainan olahraga yang dilakukan secara
berkelompok, terdiri atas dua tim yang beranggotakan masing-masing lima
orang yang saling bertanding dengan tujuan mencetak poin dengan cara
memasukkan bola ke dalam keranjang (RING) lawan.
A. Teknik Dasar Bola Basket
1. Teknik menggiring bola ( Dribbling)
Teknik dribbling adalah teknik membawa bola untuk menghindari lawan agar bisa mencetak poin.
Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan dribbling
- Sikap melangkah kedua kaki agak di tekuk
- Badan agak condong ke depan
- Dorong bola ke lantai dengan menggunakan telapak tangan baik tangan kanan maupun kiri
- Sumber gerakan mendorong dari siku
Dalam melakukan teknik dribbling Anda harus memantulkan bola setelah
melangkah sebanyak 3 kali, karena jika melebihi maka akan dianggap
pelanggaran. Hal ini yang menguntungkan bagi lawan karena nanti akan
mudah untuk mendapatkan poin.
2. Teknik Mengoper ( Passing)
Teknik passing adalah gerakan melempar bola ke teman satu timnya dengan
menggunakan satu atau dua tangan. Teknik ini harus bisa dilakukan dalam
permainan bola basket, karena untuk mencegah dari lawan yang ingin
merebut bola.
Ada 6 jenis passing yang kamu bisa lakukan untuk menyusun strategi dan bisa mendapatkan poin.
- Overhead Pass
- Chest Pass
- Baseball Pass
- Bounce Pass
- Hook Pass
- Under Pass
3. Teknik Pivot
Teknik pivot merupakan gerakan berputar ke segala arah dengan bertumpu
pada salah satu kaki pada saat pemain tersebut menguasai bola, sedangkan
kaki yang dipindahkan dapat melewati depan atau belakang. Fungsi
gerakan pivot adalah untuk melindungi bola dari rebutan pemain lawan.
Biasanya pemain yang memiliki postur badang yang tinggi yang berada di
sekitar ring basket lawan diberikan tanggung jawab melakukan tugas
menembak dan melakukan pivot.
4. Teknik menembak (Shooting)
Dalam melakukan permainan bola basket, teknik menembak (shooting) ini
harus bisa dikuasai. Dengan melakukan shotting yang tepat maka tim kamu
akan mendapatkan poin.
Langkah-langkah yang harus kamu ketahui dalam melakukan teknik shooting
a. Teknik menembak dengan satu tangan
- Sikap berdiri kaki kanan di depan dan kaki kiri di belakang.
- Dengan kedua lutut rendah, bola di pegang oleh tangan kanan di atas kepala dengan jari terbuka, sedangkan tangan kiri membantu memegang.
- Kemudian bola di tembakan tangan dalam keadaan lurus
b. Teknik menembak dengan dua tangan
Teknik menembak dengan dua tangan sama halnya dengan teknik menembak
dengan satu tangan, namun ada perbedaannya yaitu ketika memegang dan
mendorong menggunakan satu atau kedua telapak tangan. Teknik menembak
dapat dilakukan dengan melompat (lay up) atau tanpa melompat.
5. Teknik Rebound
Teknik ini juga berpengaruh dalam kemenangan permainan bola basket.
Teknik rebound adalah teknik menggagalkan lawan yang ingin memasukkan
bola ke ring. Para pemain bola basket harus menguasai teknik ini agar
lawan kesusahan untuk mencetak poin.
B. Peraturan Permainan Bola Basket
1. Lapangan bola basket
Lapangan permainan terdiri atas lantai yang datar, keras dan bebas dari
rintangan. Ukuran lapangan berbentuk empat persegi panjang dengan
rincian sebagai berikut:
- Panjang lapangan = 28 meter
- Lebar lapangan = 15 meter
- Diameter lingkaran lapangan = 3,6 meter
- Tinggi Ring = 2,75 meter
- Diameter Ring = 0,45 meter
href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhN4SgS37SVboeb9v54wWaSAOdsy2Cwsa6a-llFsdDFS4jKCJ2zzRka5RAafIWuZVfnjYVmKDPktJTqz7zL3wW0lZ2PVNDTSyef9P3NwFbNfgbYk5yS6Kl2yYkKRtjrlXRDVAEv2ttBlkc/s1600/Gambar+dan+Ukuran+Lapangan+Bola+Basket+Standar+Internasional%2521.png"
imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">

2. Waktu permainan
Pertandingan terdiri atas dua babak yang masing masing memakan waktu 20
menit dan 10 menit untuk istirahat di antara kedua babak. Organisasi
nasional maupun lokal diijinkan untuk memperpanjang waktu dari 2 babak
menjadi 4 babak, yang masing masing babak 10 menit. Khusus untuk bola
basket mini dilaksanakan 4 babak, tiap babak 10 menit dengan waktu
istirahat 2 menit.
3. Bola lompat ( Jump ball )
Jump ball adalah bola yang di lambungkan oleh wasit ke udara di antara
dua pemain yang berlawanan, bola harus di sentuh salah satu orang pemain
setelah mencapai titik tertinggi. Bila bola jatuh ke lantai tanpa di
sentuh salah satu pemain maka wasit harus mengulangi. Jump ball
dilaksanakan pada saat :
1). Permulaan permainan dan sesudah istirahat
2). Dua orang pemain yang berlawanan memegang bola secara bersamaan.
4. Angka ( Nilai )
Gol terjadi kalau bola masuk ke dalam keranjang dari atas jatuh melewati
jaring. Gol yang terjadi dari tembakan lapangan mendapat nilai 2,
sedangkan gol yang terjadi dari tembakan lapangan dari luar batas three
point mendapatkan nilai 3. Gol yang terjadi dari hasil tembakan hukuman
mendapat nilai 1. Setelah terjadi gol dari tembakan lapangan, maka regu
yang kemasukan segera memainkan bola kembali dari garis akhir, dalam
tempo 5 detik.
5. Bola Hidup dalam permainan bola basket
Bola menjadi hidup dalam permainan apabila:
- Setelah mencapai titik tertinggi dan di sentuh oleh seorang pemain pada saat jump ball
- Wasit menyerahkan bola kepada penembak
- Operan dari luar lapangan dan bola menyentuh seorang pemain di lapangan bebas.
6. Bola Mati dalam permainan bola basket
Bola menjadi mati dalam permainan apabila :
- Apabila suatu gol terjadi
- Terjadinya suatu pelanggaran
- Terjadi suatu kesalahan
- Terjadi bola pegang atau bola nyangkut di ring
- Wasit membunyikan peluit tanda berakhirnya pertandingan
- dan bunyi istirahat dari operator pada waktu terjadinya peristiwa 30 detik di mana bola sedang hidup.
7. Tembakan Bebas
Tembakan bebas adalah kesempatan yang di berikan kepada seorang pemain
untuk melakukan tembakan tanpa rintangan, gol dari tembakan bebas
mendapat nilai 1.
8. Pelanggaran
Pelanggaran adalah sebuah penyimpangan dari peraturan-peraturan
permainan. Hukuman yang diberikan adalah kehilangan bola bagi tim yang
melakukan pelanggaran.
9. Peraturan 3 detik
Pemain dilarang berada lebih dari tiga detik dalam daerah bersyarat
lawannya, yaitu daerah diantara garis akhir dan tepi yang jauh dari
garis tembakan bebas waktu bola berada dalam teman satu timnya. Ini
berlaku untuk seluruh keadaan luar lapangan, dan hitungan tiga detik
dimulai pada waktu pemain yang memainkan bola berada di luar lapangan
dan menguasainya.
10. Peraturan 5 detik, 10 detik dan 30 detik
peraturan lima detik apabila seorang pemain memegang bola, dalam tempo 5
detik bola harus segera dimainkan, dioperkan kepada teman satu tim,
atau di dribbling.
Peraturan 10 detik , suatu regu yang menguasai bola di bagian belakang harus segera memainkan bola sampai melewati garis tengah.
Peraturan 30 detik bila suatu tim/ regu dalam penguasaan bola, maka
dalam 30 detik bola harus dilaksanakan percobaan penembakan ke ring
basket lawannya.
11. Peraturan melemparkan bola kembali ke belakang ( back ball )
Seorang pemain yang sedang menguasai bola dan berada di garis depan
tidak diperbolehkan mengembalikan bola kembali ke belakang sampai
melewati garis tengah, termasuk untuk lemparan dari luar lapangan (throw
in)
permainan sepak bola
Sejarah
Sejarah olahraga sepak bola (permainan menendang bola) dimulai sejak
abad ke-2 dan ke-3 sebelum Masehi di Tiongkok.[7] Pada masa Dinasti Han
tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring
kecil.[7] Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan
Kemari.[8] Di Italia, permainan menendang dan membawa bSejarah olahraga
sepak bola (permainan menendang bola) dimulai sejak abad ke-2 dan ke-3
sebelum Masehi di Tiongkok.[7] Pada masa Dinasti Han tersebut,
masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil.[7]
Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari.[8] Di
Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama
mulai abad ke-16.[8]
Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dengan menetapkan
peraturan-peraturan dasar dan menjadi sangat digemari oleh banyak
kalangan.[7] Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak
kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang
olahraga ini dimainkan pada tahun 1365.[7] Raja James I dari Skotlandia
juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola.[7] Pada tahun 1815,
sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di
lingkungan universitas dan sekolah.[7] Kelahiran sepak bola modern
terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub
berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut.[8]
Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby
dengan sepak bola (soccer).[8] Pada tahun 1869, membawa bola dengan
tangan mulai dilarang dalam sepak bola.[7] Selama tahun 1800-an,
olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke
berbagai belahan dunia.[7] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak
bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai
kompetisi dimainkan diberbagai negara.[7] ola juga digemari terutama
mulai abad ke-16.[8]
Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dengan menetapkan
peraturan-peraturan dasar dan menjadi sangat digemari oleh banyak
kalangan.[7] Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak
kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang
olahraga ini dimainkan pada tahun 1365.[7] Raja James I dari Skotlandia
juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola.[7] Pada tahun 1815,
sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di
lingkungan universitas dan sekolah.[7] Kelahiran sepak bola modern
terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub
berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut.[8]
Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby
dengan sepak bola (soccer).[8] Pada tahun 1869, membawa bola dengan
tangan mulai dilarang dalam sepak bola.[7] Selama tahun 1800-an,
olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke
berbagai belahan dunia.[7] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak
bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai
kompetisi dimainkan diberbagai negara.[7]
Posisi pemain
Penjaga gawang dalam sepak bola.
Pada dasarnya, satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang,
2-4 orang pemain bertahan, 2-5 orang pemain tengah, dan 1-3 orang
penyerang.[9] Penjaga gawang (kiper) adalah satu-satunya pemain dalam
sebuah tim yang boleh menggunakan tangan untuk menghalangi bola menuju
gawang dari serangan tim lawan.[9] Umumnya, penjaga gawang mengenakan
pakaian (jersey) yang berbeda dengan pemain lainnya.[9] Pemain bertahan
(back) memiliki tugas utama untuk menghalangi dan menutup pergerakan tim
lawan.[9] Pemain tengah (gelandang/playmaker) biasanya terdiri dari
pemain tengah serang yang bermain dekat dengan penyerang dan pemain
tengah bertahan yang bermain dekat dengan pemain bertahan. Tugas utama
pemain tengah adalah mengatur tempo permainan dan menjadi penyokong
peran bek dan striker dalam tim. Terdapat pula pemain sayap (winger)
yang bertugas di sisi kanan atau kiri lapangan.[9] Penyerang (striker)
memiliki tugas utama untuk mencetak gol ke gawang lawan.[9]
Kapten tim adalah jabatan seseorang yang terpilih di antara para pemain
yang bertugas memimpin dan mengoordinasi para pemain agar bermain secara
tim di lapangan. Tanda bahwa pemain sebagai kapten tim adalah atribut
ban (armband) yang melingkar pada lengan atas. Pada awal sebuah laga
resmi, Kapten dari dua tim menjadi pemain terdepan ketika memasuki area
lapangan diikuti kiper dan para pemain lain. Biasanya, seorang Kapten
menjadi penendang utama penalti serta sebagai penerima pertama
penyerahan piala atau gelar juara sebuah turnamen.
Posisi dasar pemain dapat mengalami modifikasi menjadi berbagai pola
atau taktik permainan.[10] Beberapa pola pemain yang sering digunakan
dalam berbagai kejuaraan adalah 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1
(kekuatan terletak di bagian tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi
klasik dari tahun 1970-an yang sering digunakan oleh sistem total
football Belanda dan Jerman Barat ).[10]
Aturan
Lapangan sepak bola.
Lapangan permainan
Untuk pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola
internasional yang digunakan memiliki panjang yang berkisar antara
100-120 meter dan lebar 65-75 meter.[11] Di bagian tengah kedua ujung
lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat berukuran
dengan lebar 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.[11] Di bagian depan dari
gawang terdapat area penalti yang berjarak 16.5 meter dari gawang.[11]
Area ini merupakan batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan
menentukan kapan sebuah pelanggaran mendapatkan hadiah tendangan penalti
atau tidak.[11]
Lama permainan
Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat
selama 15 menit di antara kedua babak.[11] Jika kedudukan sama imbang,
maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat
pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti.[11] Wasit
dapat menentukan berapa waktu tambahan di setiap akhir babak sebagai
pengganti dari waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera yang
membutuhkan pertolongan, ataupun penghentian lainnya. Waktu tambahan ini
disebut sebagai injury time atau stoppage time.[11]
Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor
akhir pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan
apabila suatu tim dapat melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak
(tidak mempengaruhi skor akhir).[11] Pada akhir tahun 1990-an,
International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol
emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) untuk menyelesaikan
pertandingan.[11] Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak
gol saat perpanjangan waktu berlangsung akan menjadi pemenang, sedangkan
dalam gol perak, tim yang memimpin pada akhir babak perpanjangan waktu
pertama akan keluar sebagai pemenang.[11] Kedua sistem tersebut tidak
lagi digunakan oleh IFAB.[11]
Pelanggaran
Wasit sedang memberi hukuman kartu kuning.
Apabila pemain melakukan pelanggaran yang cukup keras maka wasit dapat
memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah.[12]
Pertandingan akan dihentikan sesaat dan wasit menunjukkan kartu ke depan
pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku.[12]
Kartu kuning merupakan peringatan atas pelanggaran seperti bersikap
tidak sportif, secara terus-menerus melanggar peraturan, berselisih
kata-kata atau tindakan, menunda memulai kembali pertandingan,
keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga
jarak dari pemain lawan yang sedang melakukan tendangan bebas atau
lemparan ke dalam.[12] Pemain yang menerima dua kartu kuning akan
mendapatkan kartu merah dan keluar dari pertandingan.[12]
Pemain yang mendapatkan kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa
bisa digantikan dengan pemain lainnya.[12] Beberapa contoh tindakan
yang dapat diganjar kartu merah adalah pelanggaran berat yang
membahayakan atau menyebabkan cedera parah pada lawan, meludah,
melakukan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol,
menyentuh bola dengan tangan untuk mencegah gol bagi semua pemain
kecuali penjaga gawang , dan menggunakan bahasa atau gerak tubuh yang
cenderung menantang, pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang
melakukan hands ball di luar kotak penalti .[12]
Wasit dan petugas pertandingan
Dalam pertandingan profesional, terdapat 3 petugas yang memimpin
jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang petugas
di pinggir tengah lapangan.[13] Wasit memiliki peluit yang menandakan
apakah saat berhenti atau memulai memainkan bola.[13] Dia juga bertugas
memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di
lapangan.[13] Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi
setengah bagian dari lapangan.[13] Mereka membawa bendera dengan warna
terang untuk menandakan adanya pelanggaran, bola keluar, ataupun
offside.[13] Biasanya mereka akan bergerak mengikuti posisi pemain
belakang terakhir.[13]
Petugas terakhir memiliki tugas untuk mencatat semua waktu yang sempat
terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan info mengenai
tambahan waktu di akhir setiap babak.[13] Petugas ini juga bertugas
memeriksa pergantian pemain dan menjadi penghubung antara manajer tim
dengan wasit.[13] Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan
video atau penggunaan orang kelima untuk menentukan ketepatan keputusan
wasit mulai digunakan.[13] Misalnya yang menentukan apakah suatu bola
telah melewati garis atau apakah seorang pemain berada dalam keadaan
offside ketika mencetak gol.[13]
Kejuaraan Internasional
Permainan sepak bola wanita.
Kejuaraan sepak bola internasional terbesar ialah Piala Dunia yang
diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association
(FIFA).[14] Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali dan dimulai
di Uruguay pada tahun 1930.[14] Pencetus ide tersebut adalah Jules
Rimet, seorang pengacara dan pengusaha Perancis yang terinspirasi
setelah menonton Olimpiade Paris tahun 1924.[14]
Kompetisi international tertua di dunia adalah Copa America yang
mempertandingkan tim-tim dalam wilayah Amerika Selatan setiap dua tahun
sekali.[15] Copa America pertama kali diadakan tahun 1916 dan diikuti
oleh 10 negara yang akhirnya membentuk The South American Football
Confederation (Conmebol).[15] Untuk wilayah Amerika Utara, The
Confederation of North, Central American and Caribbean Association
Football (CONCACAF) menyelenggarakan kompetisi internasional setiap
empat tahun sekali yang disebut Piala Emas CONCACAF.[16] Di kawasan
Asia, termasuk Australia dan Timor Leste negara-negara yang tergabung
dalam Asian Football Confederation (AFC), mengadakan kompetisi
internasional pertama tingkat Asia pada tahun 1956 di Hongkong yang
disebut Piala Asia.[17] Pada tahun 1960, kompetisi tingkat regional
Eropa diadakan untuk pertama kalinya dengan nama European Nations' Cup
yang kemudian disebut sebagai UEFA European Championship (Piala Eropa
atau EURO).[14] Di wilayah Oseania (meliputi Selandia Baru, dan berbagai
Kepulauan Pasifik), kompetisi international setiap dua tahun dimulai
sejak tahun 1996 disebut Piala Oseania.[18] Untuk wilayah Afrika,
kompetisi Piala Afrika mulai diadakan sejak 1957 di Khartoum.[19]
Sepak bola di Indonesia
Sejarah sepak bola di Indonesia diawali dengan berdirinya Persatuan
Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 April 1930
dengan pimpinan Soeratin Sosrosoegondo.[20] Dalam kongres PSSI di Solo,
organisasi tersebut mengalami perubahan nama menjadi Persatuan Sepak
Bola Seluruh Indonesia.[20] Sejak saat itu, kegiatan sepak bola semakin
sering digerakkan oleh PSSI dan makin banyak rakyat bermain di jalan
atau alun-alun tempat Kompetisi I Perserikatan diadakan.[21] Sebagai
bentuk dukungan terhadap kebangkitan "Sepak Bola Kebangsaan", Paku
Buwono X mendirikan stadion Sriwedari yang membuat persepak bolaan
Indonesia semakin gencar.[21]
Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola
Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak
diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.[21] Pada era
sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaing dalam
kompetisi internasional, di antaranya Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny
Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.[21] Dalam perkembangannya, PSSI telah
memperluas kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan
penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan
Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain
amatir.[21] Selain itu, PSSI juga aktif mengembangkan kompetisi sepak
bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu (U-15, U-17,
U-19,U21, dan U-23).
ATLETIK
Sejarah[sunting | sunting sumber]
Atletik adalah event asli dari Olimpiade pertama pada tahun 776 sebelum Masehi di
mana satu-satunya event adalah perlombaan lari atau stade. Ada beberapa
“Games” yang digelar selama era klasik Eropa: Panhellenik Games The
Pythian Game (dimulai 6 SM) digelar di Argolid setiap dua tahun. The
Isthmian Game (dimulai 523 SM) digelar di Isthmus dari Corinth setiap
dua tahun. The Roman Games Berasal dari akar Yunani murni, Roman game
memakai perlombaan lari dan melempar. Bukannya berlomba kereta kuda dan
bergulat seperti di Yunani, olahraga Etruscan memakai pertempuran
galiatoral, yang juga sama-sama 527 Sebelum Masehi digelar di Delphi
tiap empat tahun. The Nemean Games (dimulai 51 memakai panggung).
Masyarakat lain menggemari kontes atletik, seperti bangsa Kelt,
Teutonik, dan Goth yang juga digemari orang Roma.
Tetapi, olahraga ini sering dihubungkan dengan pelatihan tempur. Pada
masa abad pertengahan anak seorang bangsawan akan dilatih dalam berlari,
bertarung dan bergulat dan tambahan berkuda, memanah dan pelatihan
senjata. Kontes antar rival dan sahabat sangat umum di arena resmi
maupun tidak resmi.
Pada abad 19 organisasi formal dari event modern dimulai. Ini termasuk dengan olahraga reguler dan latihan di rezim sekolahan. Royal Millitary College di Sandhurst mengklaim menggunakan ini pertamakali pada tahun 1812 dan 1825 tetapi tanpa bukti nyata. Pertemuan yang paling tua diadakan di Shrewsbury,
Shropshire di 1840 oleh Royal Shrewsbury School Hunt. Ada detail dari
seri pertemuan tersebut yang ditulis 60 tahun kemudian oleh C.T Robinson
di mana dia seorang murid disana pada tahun 1838 sampai 1841. Eeck
Military Academy di mana Woolwich menyelenggarakan sebuah kompetisi yang
diorganisir pada tahun 1849, tetapi seri reguler pertama dari pertemuan
digelar di Exeter College, Oxford dari 1850.
Atletik modern biasanya diorganisir sekitar lari 400m di trek di hampir
semua even yang ada. Acara lapangan (melompat dan melempar) biasanya
memakai tempat di dalam trek. Atletik termasuk di dalam Olimpiade modern
pada tahun 1896 dan membentuk dasar-dasarnya kemudian. Wanita pertama
kali dibolehkan berpartisipasi di trek dan lapangan dalam event
Olimpiade tahun 1928. Sebuah badan pengelola internasional dibentuk, IAAF dibentuk
tahun 1912. IAAF menyelenggarakan beberapa kejuaraan dunia outdoor pada
tahun 1983. Ada beberapa pertandingan regional seperti kejuaraan Eropa,
Pan-American Games dan Commonwealth Games. Sebagai tambahan ada sirkuit
Liga Emas professional, diakumulasi dalam IAAF World Athletics Final
dan kejuaraan dalam ruangan seperti World Indoor Championship. Olahraga
tersebut memiliki profil tinggi selama kejuaraan besar, khususnya
Olimpiade, tetapi yang lain kurang populer.
AAU (Amateur
Athletic Union) adalah badan pengelola di Amerika Serikat sampai runtuh
di bawah tekanan profesionalisme pada akhir tahun 1970.
Sebuah badan baru bernama The Athletic Congress (TAC) dibentuk, dan
akhirnya dinamai USA Track and Field (USATF atau USA T&F). Sebuah
tambahan, organisasi dengan struktural yang lebih kecil, Road Runner
Club of America (RRCA) juga ada di USA untuk mempromosikan balap
jalanan. Pada masa modern, atlet sekarang bisa menerima uang dari
balapan, mengakhiri sebutan “amatirisme” yang ada sebelumnya.
Lintasan dan lapangan dalam ruang[sunting | sunting sumber]
Ada dua musim dalam lintasan dan lapangan. Ada musim indoor,selama musim dingin dan musim outdoor, digelar selama musim semi dan
panas. Kebanyakan lintasan indoor adalah 200m dan terdiri dari empat
atau enam jalur. Seringkali sebuah lintasan indoor memiliki belokan yang
lurus untuk mengkompensasikan belokan yang ketat. Dalam lintasan indoor
atlet berkompetisi sama dengan event lintasan di outdoor dengan
pengecualian untuk lari 100m dan 110/100m halang rintang (diganti dengan
sprint 60m dan 60 m halang rintang di tingkat kebanyakan dan kadang 55m
sprint dan 55m halang rintang di tingkat SMA) dan lari 10.000m, jalan
cepat 300m, dan 400m halang rintang. Indoor juga mendapat tambahan lari
3000m yang normalnya pada tingkat kampus dan elit dibandingkan memakai
10.000m. marathon 5.000m adalah event lari jauh yang paling umum,
walaupun ada situasi dengan jarak lebih jauh pernah dilombakan. Di medio
abad 20, ada seri perlombaan duel di Madison Square Garden (New
York) lintasan indoor, beberapa menampilkan dua orang berlomba marathon
(26,2 mil). Tetapi, ini sangat jarang terjadi. Dalam keadaan tertentu,
ada juga balapan 500m dibandingkan 400m yang ada normalnya di event
outdoor, dan di kejuaraan kampus indoor dua-duanya dilombakan.
Di event lapangan, perlombaan indoor hanya menampilkan lompat tinggi,
lompat galah, lompat jauh, lompat ganda dan menembak. Lembar lembing,
lempar bola besi dan tolak peluru ditambahkan hanya untuk event outdoor,
di mana normalnya tidak ada ruang yang cukup dalam stadion indoor pada
perlombaan tersebut. Event unik dari perlombaan indoor (terutama di
Amerika Utara) adakah lempar beban seberat 300, 600, 1000 dan 35 pon. Di
Negara lain, terutama Norwegia,
lompat jauh berdiri dan lompat tinggi berdiri juga dilombakan, bahkan
di Kejuaraan Nasional untuk atlet multi-event ada Pentathlon untuk
wanita (yaitu 60m halang rintang, lompat jauh, tolak peluru dan 800m)
dan heptathlon untuk pria (yaitu 60m halang rintang, lompat jauh, tolak
peluru, 60m lari, lompat galah dan 1000m lari) indoor. Untuk outdoor ada
heptathlon untuk wanita dan decathlon
Lintasan dan lapangan luar ruang[sunting | sunting sumber]
Lintasan dan Lapangan luar ruangan biasanya dimulai dan diakhiri selama
musim semi. Kebanyakan lintasan adalah berbentuk oval untuk keadaan
400m. Tetapi, beberapa lintasan tua berukuran 440 yardm di mana ada
beberapa lintasan yang tidak oval dan tidak 400m/440 yard karena
keadaan geografis.
Lintasan modern memakai permukaan yang dikaretkan, dan lintasan yang
lebih tua memakai pasir atau kerikil. Lintasan normalnya memakai 6-10
jalur dan bisa termasuk sebuah jalur langkah dan selokan di salah satu
belokan. Jalur ini isa ada di luar atau di dalam lintasan, membuat
tikungan yang lebih sempit atau lebar. Sangat umum di mana lintasan itu
akan mengelilingi sebuah lapangan bermain yang dipakai untukAmerican Football, sepak bola, atau lacrosse.
Lapangan di dalam ini biasanya dikenal dengan lapangan dalam dan
permukaanya memakai rumput atau karpet buatan, dan tempat diaman tim
menggelar kamping selama turnamen panjang. Tetapi lempar lembing, bola
besi dan cakram biasanya dilombakan di luar lapangan di lapangan lain
karena membutuhkan ruangan yang lebih luas, dan implementasinya mungkin
bisa merusak lapangan yang dipakai atau lintasan.
Ragam Event[sunting | sunting sumber]
Ada variasi lain yang tak disebut, tetapi lomba yang tidak biasa
dilangsungkan lebih jarang. Balapan yang tidak lazim biasanya digelar
selama musim indoor karena lintasan 200m dalam ruangan. Dengan
pengecualian lari mil, lomba berdasarkan jarak kerajaan jarang sekali
digelar di lintasan sejak kebanyakan lintasan diubah dari seperempat mil
(402,3m) ke 400m. Hampir semua catatan rekor untuk jarak kerajaan tidak
dilangsungkan kembali. Bagaimanapun, IAAF dalam buku rekornya masih
memasukan rekor dunia mil (dipegang oleh Hicham El Guerroj dari Maroko dan Svetlana Masterkova dari Rusia untuk wanita) karena perbedaan signifikan yang mendunia.
- Event Lintasan –event lari di lintasan 400m.
- Sprint: event yang termasuk 400m. Event yang umum adalah 60m (hanya di dalam ruangan), 100m, 200m dan 400m.
- Jarak Menengah: event dari 800m sampai 3000m, 800m, 1500m, satu mil dan 3000m.
- Lari berintang – lomba (biasanya 300m) di mana pelarinya harus melewati rintangan seperti penghalang dan rintangan air.
- jarak Jauh: berlari di atas 5000 m. Biasanya 5000 m dan 10000 m. yang kurang lazim ialah 1, 6, 12, 24 jam perlombaan.
- Halang Rintang: 110 m halang rintang tinggi (100 m untuk wanita) dan 400 m haling rintang menengah (300 m di beberapa SMA).
- Estafet: 4 x 100m estafet, 4 x 400 m estafet , 4 x 200 m estafet , 4 x 800 m estafet , dll. Beberapa event, seperti estafet medley, jarang dilangsungkan kecuali estafet karnaval besar.
- Lari jalanan: dilangsungkan di jalanan terbuka, tapi biasanya diakhiri di lintasan. Event biasa adalah 5 km, 10 km, setengah marathon dan marathon.
- Lomba jalan cepat event biasa adalah 10 km, 20 km dan 50 km.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar